
Jakarta, MG Auto Indonesia
—
Pemerintah India pada Jumat (3/7) berupaya meredam kemarahan publik yang meningkat terhadap kewajiban penggunaan bensin campuran
etanol
20 persen (
E20
), setelah sebagian warga mengeluh turunnya efisiensi bahan bakar dan performa kendaraan. Kelompok penentang kebijakan ini turut berencana menggelar unjuk rasa.
Kewajiban E20 di India sudah berlaku sejak tahun lalu, namun kini menjadi salah satu titik krusial politik bagi pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi di India, pasar mobil terbesar ketiga dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontroversi memuncak pekan ini setelah Jaksa Agung India R. Venkataramani menyatakan dalam sidang pengadilan bahwa E20 adalah “eksperimen” yang hasilnya baru akan diketahui tahun depan. Pemerintah membantah pernyataan itu pernah diucapkan, namun video sidang yang menunjukkan Venkataramani mengucapkannya telah viral di media sosial.
Venkataramani kepada Reuters mengeklaim istilah “eksperimen” yang ia maksud merujuk pada volume pasokan etanol, bukan kebijakan etanol. Meski begitu klarifikasi ini tak banyak meredam publik yang sudah marah-marah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor pers pemerintah India, Jumat (3/7), menyebut kritik tersebut sebagai “klaim liar” dan meminta warga tidak “termakan hasutan”.
Menteri Perminyakan Hardeep Singh Puri berupaya menenangkan pengendara dengan membandingkan bahan bakar etanol dengan penggunaannya di balap motor.
“Bahan bakar ini juga dipakai di mobil balap, akselerasinya meningkat. Soal jarak tempuh, ya, mungkin sedikit turun,” kata Puri, Kamis (2/7).
Klaim kerusakan akibat E20
Banyak pengendara frustrasi karena tak lagi memiliki pilihan di SPBU, dan memanfaatkan momentum pernyataan Jaksa Agung untuk melampiaskan kemarahan di media sosial. Ratusan pengendara mengunggah keluhan di X soal turunnya efisiensi bahan bakar dan meningkatnya keausan komponen mobil akibat E20.
Salah satu video di X yang ditonton lebih dari 500 ribu kali menampilkan pengendara bernama Manish Kashyap berdiri di sebuah bengkel bersama mobilnya, mengeklaim kendaraannya rusak akibat BBM ini.
“Saya sudah menghabiskan banyak uang untuk mobil ini dan membayar pajak, hanya untuk mendapati setelah dua bulan mobil saya tidak berfungsi,” ujarnya.
Pemerintah India, di sisi lain, mengeklaim E20 membantu menurunkan emisi karbon, memangkas impor minyak mentah untuk menghemat devisa, serta mendukung pendapatan petani lewat naiknya permintaan bahan baku pertanian untuk produksi etanol.
Tehseen Poonawalla, sosialita asal New Delhi pendukung Partai Kongres, berencana menggelar unjuk rasa menolak kebijakan E20 di New Delhi pada Minggu (5/7) dan telah mendapat minat dari ribuan orang untuk bergabung.
Priyank Kharge, menteri di pemerintahan negara bagian dari Partai Kongres yang beroposisi di tingkat nasional, menyebut penerapan E20 minim konsultasi publik.
“Pemerintah tak bisa menantang warga membuktikan kerusakan sementara data milik pemerintah sendiri saja belum rampung,” tulis Kharge di X.
E20 di Indonesia mulai 2028
Indonesia tengah menyiapkan kebijakan serupa, E20 direncanakan bakal berlaku mulai Januari 2028. Sebelum itu pemerintah berencana menerapkan E5 sebelum Desember 2026 dan E10 pada awal 2027.
Walau belum mandatori, BBM E5 sudah tersedia di Indonesia yaitu Pertamax Green 95 yang dirilis Pertamina pada Juli 2023.
Sebelum mandatori E20 berlaku Januari 2028, ESDM menyiapkan uji jalan bersama Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Direktur Jenderal EBTKE ESDM Eniya Listiani Dewi menyebut bauran bioetanol akan dinaikkan bertahap, 5 persen sebelum Desember 2026, 10 persen pada awal 2027, baru 20 persen pada Januari 2028.
Eniya menyebut mesin kendaraan modern diyakini mampu mengonsumsi bensin campuran etanol hingga 30 persen, merujuk pada jurnal yang tak ia rincikan sumbernya. Meski begitu, ia menyebut pemerintah akan tetap menguji secara terukur sebelum memastikan jadwal tiap tingkat campuran.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MG Auto]
Baca lagi: BRI Hadir di Prambanan Jazz Festival Bawa Promo & Kemudahan Transaksi
Baca lagi: Usai Lampung, Jokowi Blusukan di Jateng Pertengahan Juli
Baca lagi: DPR Dorong Sengketa Laut China Selatan Diselesaikan Lewat Dialog




20 Responses
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula http://fatcow.com/blog/?p=330 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://pxhere.com/zh/photographer/4505044.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.speedrun.com/users/epicureannycom?view=fullgame bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Penulis sukses memadukan unsur edukasi dengan pendekatan storytelling yang sangat memikat sanubari https://www.kufirst.center.ku.ac.th/rdikureward60/ luarbiasa cemerlang artikel ini
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://skitterphoto.com/photographers/141174/epicureannycom yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://hackmd.okfn.de/s/SypgSFyukl bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di http://teamlieusaint.blog.free.fr/index.php?post/2009/02/16/Titou tadi.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://www.xvideosxxx.br.com/orgia-na-piscina-do-hotel/, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penulis berhasil memberikan ulasan yang jernih di tengah simpang siurnya opini publik mengenai topik ini http://bit.csc.lsu.edu/~kraft/hillel/hillel2.html
Penulis menggunakan analogi kontemporer yang sangat cerdas untuk mendekatkan materi kepada pembaca https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?kwd=91
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://www.instapaper.com/p/dupontballing0 di situ lengkap juga.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web http://snakepowa.free.fr/.jemange/index.php?article9/e262 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://aroundsuannan.ssru.ac.th/index.php?action=profile;area=showposts;u=3149565 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Artikel ini bertindak sebagai dokumen verifikasi yang sangat kuat terhadap kekeliruan asumsi yang berkembang di masyarakat https://fr.wikipedia.org/wiki/Ligue_canadienne_de_hockey
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://kldp.org/node/62934 lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/comment/257894 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Narasi yang dibangun memiliki karakteristik sebagai dokumen referensi utama yang akan tetap relevan melintasi linimasa zaman http://www.geocities.ws/s/e/server2/homestead/heartland/Acres/1793/2dex.html
Artikel ini memberikan bekal pemahaman yang sangat kuat bagi para pemangku kepentingan dalam merancang rencana aksi yang komprehensif. https://foobar2000.xrea.jp/?Music+Browser+%E8%A7%A3%E8%AA%AC
Struktur logika yang dibangun di sepanjang tulisan ini merefleksikan kedalaman kognitif dan disiplin riset sang konseptor https://crookedtimber.org/page/762/?p=atxtmrxhejt
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=304928 rekomen banget buat nambah referensi.