
Jakarta, MG Auto Indonesia
—
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai industri dan konsumen otomotif butuh kepastian mengenai kelanjutan
i
nsentif kendaraan listrik
.
“Terkait dengan itu, kami meminta agar industri dan konsumen produk otomotif segera diberi kepastian,” kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif melansir
Antara
, Rabu (1/7).
Menurut dia, kondisi tersebut dinilai dapat menahan keputusan masyarakat sehingga berpotensi memberikan tekanan terhadap kinerja industri otomotif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi kami mohon agar segera pengambil kebijakan di kementerian/lembaga lain agar segera memberikan kepastian terkait dengan insentif tersebut,” ujar Febri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah upaya mendongkrak penjualan kendaraan pada semester II tahun ini, Febri menegaskan Kemenperin terus menjalin kolaborasi dengan berbagai asosiasi industri untuk memperkuat pemasaran produk manufaktur nasional.
Rencana pemerintah yang telah menunda pemberian insentif untuk kendaraan listrik berbasis baterai (EV) ke 1 Juli nampaknya tak akan kejadian. Kabar terbaru rencana itu diundur kembali satu bulan ke Agustus 2026.
Hal ini pertama diungkap pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Kata dia insentif kendaraan listrik masih dikaji dan kemungkinan implementasinya diundur Agustus mendatang.
Ini berarti penundaan berlangsung dua kali, sebab sebelumnya kebijakan ini rencananya berlaku Juni lalu diundur sebulan ke Juli.
Airlangga bilang insentif EV masih dalam tahap evaluasi. Pemerintah beralasan sedang mempersiapkan pengembangan mobil nasional.
“Nanti masih dievaluasi, terutama kami sedang mempersiapkan mobil nasional,” kata Airlangga.
Meski demikian, Airlangga tidak menjelaskan lebih lanjut pertimbangan pemerintah terkait belum diterapkannya insentif kendaraan listrik.
Insentif EV nasional
Rencana insentif telah dibuat yang skemanya diungkap sejak Mei 2026. Kala itu Kementerian Keuangan menyatakan pemerintah telah menyiapkan insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik. Jumlah tersebut terdiri dari 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit sepeda motor listrik.
Pemerintah juga membuka kemungkinan penambahan kuota apabila permintaan masyarakat melampaui target yang telah ditetapkan.
Saat itu program insentif ditargetkan berjalan pada Juni 2026 sebagai salah satu upaya mendorong konsumsi masyarakat pada triwulan III dan IV tahun ini, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.
Terkait skema bantuan yang disiapkan, pemerintah sebelumnya merancang diskon pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk mobil listrik sebesar 40 persen hingga 100 persen.
Besaran PPN DTP tersebut akan ditentukan berdasarkan kandungan nikel pada baterai kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia.
Sementara untuk sepeda motor listrik, pemerintah menyiapkan subsidi Rp5 juta untuk pembelian satu unit motor listrik baru.
(ryh/mik)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MG Auto]
Baca lagi: Rico Waas Dorong Rakernas XVIII APEKSI Lahirkan Aksi Nyata bagi Daerah
Baca lagi: FOTO: Robot-robot Canggih Ikut Meriahkan Piala Dunia 2026 di Meksiko
Baca lagi: Lukaku Takut Tendang Penalti saat Belgia Comeback Hajar Senegal




20 Responses
Saya sangat menikmati pembahasan yang disampaikan pada artikel ini. https://www.admi.net/world/ni/
Artikel ini adalah jawaban akhir dari semua pencarian saya mengenai topik tersebut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/specialfoodtalk2021/ sangat bagus dan seru
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://www.nsfocus.net/vulndb/14873 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Artikel ini cocok dibaca kapan saja karena bahasanya ringan. Kalau ingin referensi tambahan, cek https://forum.epicbrowser.com/profile.php?id=42810.
Sebuah dekonstruksi masalah yang rapi. Membantu pembaca melihat apa yang ada di balik layar http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_3-2/
Membaca artikel ini seperti sedang melakukan perjalanan kontemplatif yang menenangkan pikiran http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/75/
Apresiasi setinggi-tingginya untuk Anda. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan hari ini. Terima kasih banyak https://forexea.forumotion.com/t108-366-cash-electronic-currencies-exchanger
Makasih banyak ya Penulis, artikelnya bener-bener ngebuka pikiran dan ngasih banyak ilmu bermanfaat https://www.kufirst.center.ku.ac.th/afsf8-2/
Artikel anti-gabut yang penuh dengan ilmu berbobot. Makasih banyak ya buat tulisan kerennya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9548-3/ saya sangat suka isi cerita ini sampai akhir
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1909 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Artikel ini laksana oase intelektual yang membebaskan kita dari kungkungan dogma berpikir lama http://www.kufirst.center.ku.ac.th/grandopeningthepremiumku_live/ sudah sangat memuaskan sekali baca artikel ini
Penulis mengomunikasikan gagasan dengan transparansi data yang sangat patut dihormati http://www.kufirst.center.ku.ac.th/kuias_2023/ artikel ini sangat bagus dan membantu pengetahuan ku
Keautentikan data yang dipaparkan menjadi kekuatan utama yang membangun wibawa artikel ini https://www.oregonlive.com/politics/2015/02/not_all_environmentalists_supp.html
Tulisan ini meninggalkan gaung kontemplasi yang kuat, membuat saya terus memikirkan isinya bahkan setelah selesai baca https://www.tabletmag.com/sections/community/articles/did-moses-intermarry
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di http://blood.impact.coc.blog.free.fr/index.php?post/2015/02/22/Utilisation-de-Clash-Caller&pub=1 karena mirip-mirip pembahasannya.
Penulisan yang sangat disiplin; tidak ada ruang untuk asumsi kosong, semuanya berbasis pada fakta yang teruji https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?item=5609&page=2&rel=1
Penulis secara brilian mampu mengidentifikasi missing link atau celah informasi yang selama ini diabaikan oleh peneliti lain https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=14216&page=22&rel=1
Artikel ini tidak hanya menambah wawasan, melainkan melakukan kalibrasi ulang terhadap cara kita menginternalisasi sebuah ilmu. https://mypaper.pchome.com.tw/crunchbasecom/post/1376624649
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://kldp.org/node/62934 lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://kldp.org/comment/259013 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.