
Jakarta, MG Auto Indonesia
—
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kebijakan pembatasan potongan komisi aplikator maksimal 8 persen yang berlaku mulai 1 Juli 2026 untuk sementara hanya menyasar ojek online (
ojol
), sedangkan taksi online (
taksol
) belum disertakan.
Menurut Dudy, pemerintah memprioritaskan ojol lebih dulu karena jumlah mitra maupun penggunanya jauh lebih besar.
“Sekarang ini yang fokus dilakukan adalah untuk roda dua karena memang pengguna maupun pelaku ojek online memang banyak yang di roda dua,” kata Dudy dalam media briefing di Jakarta, dikutip
CNBC Indonesia
, Jumat (26/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batas komisi 8 persen ini merupakan penurunan dari sebelumnya maksimal 20 persen. Pemerintah pun belum menutup peluang taksol ikut, tetapi hal itu masih dikaji setelah penerapan untuk ojol berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketentuan komisi maksimal 8 persen berlaku setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Aturan ini merupakan lanjutan arahan Prabowo pada Mei 2026 untuk menyejahterakan pekerja transportasi online.
Untuk menindaklanjutinya, Kemenhub akan merevisi Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 1001 Tahun 2022 sebagai dasar penyesuaian batas komisi tersebut.
Dua aplikator terbesar di dalam negeri, Gojek dan Grab, sudah menyatakan bakal memberlakukan komisi 8 persen mulai 1 Juli 2026.
Beda kewenangan
Selain karena jumlah ojol lebih banyak dari taksol, Dudy juga menjelaskan pengaturan keduanya berbeda. Untuk Jabodetabek kewenangannya ada di Kemenhub, sedangkan di luar wilayah itu diserahkan ke pemerintah provinsi.
“Untuk roda empat itu ketentuannya untuk Jabodetabek memang dari Kementerian (Perhubungan) yang mengatur. Namun, untuk wilayah lain, atau di luar Jabodetabek itu diserahkan kepada pemerintah daerah provinsi,” ujarnya.
Ia mengungkap operator taksol telah mengusulkan pengaturan roda empat dipusatkan di pemerintah pusat supaya seragam. Namun, usulan itu masih perlu dibahas dengan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah.
“Memang ada permintaan dari para operator supaya kiranya bisa untuk roda empat itu regulasinya dipusatkan saja. Tapi kita tentu harus bicara dengan stakeholder yang terkait, tidak hanya operator tapi juga pemerintah daerah, apakah kita satukan untuk pengaturan terhadap kendaraan roda empat,” jelas dia.
Soal sampai mana aturan ini akan diperluas, Dudy menyebut pemerintah masih akan mengevaluasi.
“Kita akan melihat sampai seberapa jauh kemudian,” ucapnya.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MG Auto]
Baca lagi: Harita Nickel Sukses Gelar RUPST 2025 dan Public Expose 2026
Baca lagi: Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat Langsung
Baca lagi: Rencana Pemakaman Ali Khamenei hingga 1.300 Tewas Imbas Heatwave Eropa




13 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://profile.hatena.ne.jp/bong88living/profile yang cukup menarik.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://gitlab.aicrowd.com/users/bong88living/snippets yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://gamblingtherapy.org/forum/users/bong88living/ yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://cve.cert.hr/cve/CVE-2009-1824 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://videos.muvizu.com/Profile/bong88living/Creations/ yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, http://apranax.free.fr/photo/galeries/galerie13/?p=_dsc0008 juga bahas hal yang sama lho.
Poin-poinnya jelas, ilmunya konkret, dan manfaatnya langsung dapet https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thaidessert_aiku/
Artikel ini laksana oase intelektual yang membebaskan kita dari kungkungan dogma berpikir lama http://www.kufirst.center.ku.ac.th/grandopeningthepremiumku_live/ sudah sangat memuaskan sekali baca artikel ini
Penulis menyajikan argumen secara ksatria, didukung penuh oleh pembuktian yang tidak terbantahkan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodmicrobiologycontest4/
Artikel ini menyajikan dialektika yang sehat, menjauhkan pembaca dari kesimpulan yang terburu-buru https://bikeportland.org/latest-headlines-2/page/791 jadi lebih nyaman saat dibaca hingga bagian penutup nya
Keautentikan data yang dipaparkan menjadi kekuatan utama yang membangun wibawa artikel ini https://www.oregonlive.com/politics/2015/02/not_all_environmentalists_supp.html
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://bg.gta5-mods.com/users/epicureannycom yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Sebuah dinamika narasi yang sangat memikat; argumennya mengalir tanpa ada kesan pemaksaan ide https://www.crunchbase.com/organization/jaali-bean