
Jakarta, MG Auto Indonesia
—
Sebuah video viral di India menunjukkan koloni semut mengerubungi lubang tangki bahan bakar minyak (BBM) mobil dengan stiker E20 yang menandakan penggunaan
bioetanol
20 persen. Informasi ini lantas disebut hoaks oleh perusahaan migas pelat merah India, Bharat Petroleum Corporation Limited (BPCL).
Asal video itu tidak diketahui, namun tersebar luas di media sosial dan dipercaya banyak pengguna yang ikut menyebarkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video memperlihatkan area lubang tangki BBM dipenuhi semut, bahkan sempat ditunjukkan juga barisan semut menjalar sampai area pilar C dan ada di sela-sela komponen mobil.
Para semut di lubang tangki BBM tampak diam, hanya sebagian yang terlihat bergerak. Sementara di penutup area lubang tangki terdapat stiker “Up to E20 Petrol Only”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
E20 merupakan bensin dengan campuran 20 persen etanol dan 80 persen bensin konvensional, bagian dari program pemerintah India untuk beralih dari bahan bakar fosil ke alternatif yang lebih bersih.
Hoaks
BPCL membantah klaim viral di unggahan yang menyebut semut mengerubungi lubang tangki BBM kendaraan akibat bensin campuran bioetanol E20.
“BPCL telah memeriksa klaim yang beredar di media sosial soal semut yang berkumpul di sekitar lubang tangki BBM kendaraan dan kaitannya dengan bensin E20,” kata BPCL dalam pernyataan resminya, Rabu (17/6).
BPCL menjelaskan etanol kelas bahan bakar yang dipakai untuk pencampuran dengan bensin diproduksi melalui proses fermentasi dan distilasi yang menghilangkan sisa gula dari produk akhir.
“Selain itu, etanol bahan bakar mengandung zat denaturan yang bersifat mengusir serangga. Setelah dicampur, aroma hidrokarbon khas bensin tetap dominan dibanding aroma etanol,” jelas BPCL.
“Bensin campuran etanol juga menghasilkan penguapan bahan bakar yang lebih rendah dibanding bensin konvensional,” lanjut BPCL.
“Karena itu, tidak ada zat penarik yang teridentifikasi dari bensin E20 yang dapat menyebabkan semut atau serangga lain berkumpul di lubang tangki BBM kendaraan. Klaim yang mengaitkan bensin E20 dengan ketertarikan semut tidak memiliki dasar ilmiah,” tegas BPCL.
[Gambas:Twitter]
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MG Auto]
Baca lagi: Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Sampai Kapan?
Baca lagi: Operator Wacanakan Fitur Akumulasi Usai Kisruh Kuota Internet Hangus
Baca lagi: Richard Lee Siap Lawan Dakwaan Pasal Berlapis JPU Pekan Depan




3 Responses
Artikel ini memberikan informasi yang lengkap dan akurat sehingga sangat layak untuk dijadikan bahan referensi.https://hypothes.is/search?q=tag%3Abrowser&page=1
Artikel yang sangat inspiratif dan memberikan banyak pelajaran berharga. Informasi yang disampaikan sangat berguna serta dapat menambah wawasan pembaca. Terima kasih telah berbagi konten yang bermanfaat. Jangan lupa mengunjungi https://jo777tempest.xyz/mobile/home.
Pembahasan yang sangat menarik dan penuh wawasan baru. Saya mendapatkan banyak pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih atas informasi yang telah dibagikan dengan sangat baik. Jangan lupa mengunjungi https://www.outdoorseiten.net/forum/viewtopic.php?t=55827.