
Jakarta, MG Auto Indonesia
—
Yamaha
mengakui kondisi ekonomi nasional sedang tidak baik yang berimbas pada penjualan sepeda motor di Indonesia. Penjualan sepeda motor mengalami tren negatif.
Manager Public Relations, YRA & Community Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) Rifkie Maulana mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi ekonomi yang berpengaruh terhadap daya beli masyarakat Tanah Air.
Sejumlah hal telah terjadi di Tanah Air dan ini berkaitan dengan pasar otomotif Tanah Air, mulai dari gejolak nilai tukar rupiah hingga yang terbaru kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ya pasti kami dari produsen dan APM berharap ekonomi dan situasi Indonesia tetap kondusif dan semoga saja ke depan mampu mencapai target yang kami canangkan dari awal,” kata Rifkie di Jakarta, Minggu (21/6).
Meski kondisi menekan, pabrikan roda dua tetap optimistis sebab penjualan selama 2026 masih memperlihatkan tren positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan pada 2026 memang terekam naik turun setiap bulannya, tetapi jika ditotal mengalami kenaikan dibanding 2025.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat angka wholesales roda dua dari lima anggota AISI yaitu Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, dan TVS, pada Januari hingga Mei 2026 mencapai 2.614.451 unit.
Perolehan tersebut masih lebih baik dari capaian lima bulan pertama di 2025, yang jumlah berhenti di angka 2.595.303 unit.
Ia menyampaikan terima kasih kepada konsumen lantaran sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mempercayakan kebutuhan mobilitasnya kepada sepeda motor.
“Kalau dilihat ya ini kepercayaan konsumen naik untuk jadi mempercayakan mobilitas ke roda dua. Ya enggak menutup kemungkinan ada shifting dari roda empat ke roda dua juga,” kata dia.
(ryh/dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video MG Auto]
Baca lagi: Belanja Pegawai Pemda Direlaksasi, Bencana atau Angin Segar PPPK?
Baca lagi: Puncak HUT ke-499 Jakarta Akhir Pekan: Ada Konser hingga Transum Rp1
Baca lagi: Kemlu Soal Pabrikan Komponen Cabut dan RI: Banyak yang Mau Masuk




2 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan http://opensource.platon.org/forum/projects/viewtopic.php?p=12358273 yang cukup menarik.
Semoga semakin banyak artikel menarik seperti ini di masa mendatang. https://sio2.mimuw.edu.pl/c/oi22-1/forum/20/2079/